Menjelajah Eksotisnya Kampung Batik Tertua di Indonesia, Kampung Batik Laweyan

Kampung Batik Tertua
Kampung Batik Tertua

Sebagai salah satu pusat dari kebudayaan Jawa, Surakarta memiliki keunikan tersendiri dibanding kota lainnya. Keunikan tersebut bisa kita temukan saat pergi ke kawasan cagar budaya yang kaya akan peninggalan benda bersejarah dan tradisi sosial budaya. Di mana sih, kalau ingin melihat tradisi Jawa yang masih kental tersisa? Cobalah melihat proses pembuatan kain batik di Kampung Batik Laweyan. Kita pasti dibuat terkesima.
Kampung Batik Laweyan adalah sebuah kawasan kelurahan di wilayah Surakarta seluas 24,4 hektar dengan penduduk 2.500 jiwa. Kampung Batik Laweyan adalah kampung batik paling tua di Nusantara. Seperti namanya, Laweyan memang berasal dari kata bahasa Jawa “lawe”, yang artinya benang atau kain tenun. Namun, kampung ini sekarang terkenal karena batiknya.
Kalau kita ke tempat ini dari Keraton Surakarta, jaraknya hanya sekitar 5 km. Dengan mobil pribadi bisa ditempuh dalam waktu hanya 20 menit. Jadi, setelah jalan-jalan ke Keraton, tidak ada alasan buat tidak mampir dulu ke sini sebelum pulang, bukan?
Menelusuri jalan-jalan kampung yang dijadikan kawasan cagar budaya sejak 2010 tersebut mengasyikkan, lho! Kita seakan-akan dibawa untuk merasakan suasana kampung masa lalu. Di tempat ini, tembok-tembok tua, berpadu dengan bangunan-bangunan tua berarsitektur Jawa, Eropa, dan Islam, tertata rapi, berdiri begitu serasi. Kebanyakan, bagunan tersebut terpasang plakat-plakat bercorak batik bertuliskan Kampung Batik Laweyan.

Tidak hanya bisa berbelanja batik, di kampung tersebut kita pun bisa belajar membatik, lho! Kampung tersebut setidaknya memiliki sekitar 80 pengusaha batik yang memiliki pabrik pembuatan batik sampai toko penjualan batik. Kalau ingin belajar, di beberapa rumah produksi kita bisa melihat bagaimana proses pembuatan batik. Mulai dari pengerjaan batik tulis hingga batik cap. Kita pun bisa langsung bertanya tentang proses pembuatan batik kepada perajinnya.
Sementara, buat yang hobi belanja, di Kampung Batik Laweyan kita bisa membeli aneka macam produk batik. Mulai dari pakaian, kerajinan tangan, lukisan, kain, dan aneka produk lain bercorak batik. Modelnya beragam, jadi tidak usah takut barang pilihanmu pasaran.
Selain wisata batik, di kampung tersebut kita pun bisa menikmati wisata kuliner. Buat yang doyan makan, dijual beragam makanan khas Solo yang tersedia di warung-warung di Laweyan. Kalau sudah mencoba nasi liwet, tengkleng, selat solo, dan garang asem, kita pasti akan dibuat ketagihan. Tidak cuma itu, kita pun bisa berburu oleh-oleh di Laweyan. Ada pilihan seperti abon, dendeng, ledre pisang, apem, rambak cakar, yang bakal membuat teman atau kerabat kita pasti senang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *